Agen Bola Terpercaya – Pamor tiki taka dinilai mulai runtuh setelah Spanyol tak berdaya di Piala Dunia 2014 Brasil. Tapi David Silva bersikukuh gaya bermain itu masih pas untuk La Furia Roja untuk bersiang dalam kualifikasi Piala Eropa 2016.

Spanyol merintis jalan ke Piala Eropa 2016 di Prancis dengan menghadapi Macedonia. Kedua tim akan berduel di Estadio Ciudad de Valencia, Selasa (9/9/2014) dinihari WIB.

Tapi penampilan Spanyol Cara Daftar Judi Bola Sbobet menjelang laga itu malah belum meyakinkan. Dalam ujicoba pertama setelah Piala Dunia, tim besutan Vicente del Bosque itu tumbang di tangan Prancis dalam laga friendly tengah pekan lalu. Mereka kalah 0-1 dari Les Bleus di Stade de France, Paris.

Torehan itu meneruskan hasil negatif yang dibukukan timnas Spanyol di Piala Dunia. Tim ‘Matador’ hanya menuai satu kemenangan, yakni atas Australia 3-0 dalam pertandingan yang tak lagi menentukan. Sebelumnya, mereka tunduk dari Belanda 1-5 dan kalah dari Chile 0-2.

Perubahan skuat yang terjadi di dalam skuat Spanyol juga dinilai bisa makin menyulitkan para pemain untuk menerapkan tiki taka. Xavi, David Villa dan Xabi Alonso memutuskan gantung sepatu. Dua nama yang menjadi kekuatan baru, Munir El Haddadi dan Dani Carvajal.

Agen Bola Terpercaya – Menurut Silva Tiki Taka Spanyol Masih Efektif

Publik pun mulai meragukan Spanyol bisa kembali bangkit jika tetap mempertahankan tiki taka. Tapi, Silva optimistis Spanyol bakal segera Daftar Judi Bola Online bangkit dengan tiki taka. Timnas Spanyol hanya perlu menggenjot kekompakan tim.

“Kami sudah mendapatkan banyak kemenangan dari gaya seperti ini. Andres Iniesta, Cecs Fabregas dan sebagian besar pemain sudah biasa menggunakan cara ini, saya yakin kami bisa terus melaju dengan menggunakannya,” kata Silva seperti dikutip Mirror.

“Mereka yang pergi adalah para pemain penting, tapi mereka yang tetap tinggal juga penting. Begitu pula parapemain baru. Kami hanya Agen Judi bola Piala Dunia 2018 perlu merangkai kebersamaan bersama-sama,” tutur pemain Manchester City itu.